need a rest
June 26th, 2007 by extrudefiuuhhh..
i think i’ll have an ill..
i’m soooo pale..phsically and mentally exhausted..i need a long rest..
fiuuhhh..
i think i’ll have an ill..
i’m soooo pale..phsically and mentally exhausted..i need a long rest..
when i woke up this morning, i feel so weird..
suddenly my heart’s full of terible hatred..
that’s scare me out..
i mean..i never felt like this before..i never hate something before..
i think, this morning, what i felt, is not me..
i believe it’s not real me!!!
i think it just "i pretend" to hate you..
i think, it just a "self preservation"…
Setelah perjuangan yang melelahkan..setelah tertatih-tatih menghadapi berjuta rintangan…(ex: terkena virus males, masalah sampel yang ga lengkap, hasil regresi yang ga signifikan, break-up story, godaan bwat nge-game)..
Akhirnya….
dengan ini, saya nyatakan…
Tetep aja skripsiku belom kela jugar!!!!
Damn!!!
Pak Mamduh…dosen pembimbingku tercinta….
cepet dibaca ya skripsiku (dibaca yang bener yak..), jangan banyak revisi, buruan di-acc..setujuin bwat pendadaran bulan depan….
toloooooooooooooooonnng….(dengan ekspresi memelas)
right now…i feel like i’m loosing u..
not just because i’ve lose someone who used to wake me up in the morning (u used to wake me up in 6.00 anyway), or lose someone who used to chat in the last night (eventhough it just an empty chat)
it’s more than that..
it’s feel like i lose my half lung..
my breath begin irregular..
i now i have to move on..but i don’t know how to start..
i miss u..love u..more than u think..
but, there’s nothing else to bring us back together..right?? (honestly, i still hoping)
now, i have to wake up (somebody help me please..)..
i have to keep breathing…keep my heart beating..
eventhough from now on, my life won’t ever be the same…
God, all this time i realize if i’ve been so unfair with You..
I feel like need You, pray in manner, and "be nice" only only when i have problems, feel sad and weak..n then, after i’m fine n happy, although I still pray, it looks like it’s because "i have to" not because "i need to"..
I’m really sorry for that..
Maybe that’s a "humman nature" or no, maybe it just "my nature"..i’m sorry,i’ll try to change later..
But this time, I beg You…
Give me Your light..so I can see which way to take and what decision to make..
Hari untuk berucap Selamat tinggal
(when the story find itself in a dead end)
Banyak hal yang telah terjadi. Waktu telah terlalu memberi banyak bagi kita untuk sebuah perubahan dalam diri atau bagi keadaan di sini. Tetapi tetap saja ada yang tertingggal, tak tersentuh atau mungkin takingin tersentuh. Kehidupan semakin bergegas dengan segala tuntutantuntutannya seolah takada yang pernah terwujud. Masih banyak lorong yang ingin kita tempuh. Tapi segalanya memaksa kita untuk berakhir..harus berakhir..Maka biarlah isak kepedihan ini tanpa tafsir. Biarlah ia menjadi mantra, tak perlu untuk diartikan.
Di persimpangan, perasaanperasaan terkuak, kenangankenangan muncul lagi. Betapa berat bebanku! Sebuah kekuatan luar biasa diperlukan untuk mengontrol diriku sendiri. Jika tidak, saatsaat untuk berucap selamat tinggal akan kembali berlalu. Lihat dan nikmatilah, ketika aku ,sendiri, sampai pada lorong ini. Banyak kebahagiaan terlupakan yang harus kupikirkan. Hembusan keras apa ini, yang dipenuhi dengan rasa sakit,ketakutan, dan kekecewaan!?.
Jalan itu tertutup awan musim hujan yang begitu hitam. Asap yang keluar dari dalam dadaku menggelapkan keindahan, segala hal. Kenangan menyakitkan mengetuk daun pintu hatiku. Aku diliputi kesedihan, terdiam. Kenangan itu mengisi penuh dadaku. Harihari saling mengenal,harihari impian, dan harihari bertingkah laku sempurna…
Perlahan, kudengar sebuah lagu indah yang membayangkan kebahagiaan, meski semua benang alat musiknya telah putus. Lihat dan nikmatilah,bergembiralah, bersedihlah, lalu bangunlah. Takada waktu untuk meratapi, dan menghitung satudemisatu senyum kebahagiaan yang berubah menjadi bulir airmata.
Bagiku sendiri, segala kenangan itu harus berakhir. Dan hidupku harus kembali berjalan entah dengan atau tanpa pengkayaan jiwa sebagai hasil dari akhir atas kenangan yang telah kita bentuk sekian waktu. hidup harus terus berjalan,bersama tuntutan waktu,seperti udara. Ada saatnya dia mengisi penuh dada kita, namun, ada saatnya pula dia harus dihembuskan berganti dengan udara yang lain, kehidupan yang lain. Dan bukankah, saat ini adalah saat yang kita tahu pasti akan datang, saat yang bahkan mungkin sebenarnya telah kita nantikan, sebagai pembebas atas segala kepelikan permasalahan yang begitu membelenggu?
Jalan itu tertutup awan musim hujan yang begitu hitam.
Asap yang keluar dari dalam dadaku menggelapkan keindahan, segala hal.
Kenangan menyakitkan mengetuk daun pintu hatiku.
Aku diliputi kesedihan, terdiam.
Kenangan itu mengisi penuh dadaku.
Harihari saling mengenal,harihari impian, dan harihari bertingkah laku sempurna…
Banyak hal yang telah terjadi.
Waktu telah terlalu memberi banyak bagi kita untuk sebuah perubahan dalam diri atau bagi keadaan di sini.
Tetapi tetap saja ada yang tertingggal, tak tersentuh atau mungkin takingin tersentuh.
Kehidupan semakin bergegas dengan segala tuntutantuntutannya seolah takada yang pernah terwujud.
Masih banyak lorong yang ingin kita tempuh.
Tapi segalanya memaksa kita untuk berakhir..harus berakhir..
Maka,biarlah isak kepedihan ini tanpa tafsir. Biarlah ia menjadi mantra, tak perlu untuk diartikan…
i’m tired…if i could, i really want to escape from this life..just rest for a while..my head stop thinking, my body stop moving, my heart stop beating..he..
i got a damn stuck..
somebody..please light my fire back…